Edukasi Bahasa Inggris Di Koramil Dibanjiri Berbagai Komentar

19 Aug 2019 14:24   Serba-serbi
Edukasi Bahasa Inggris Di Koramil Dibanjiri Berbagai Komentar

KEDIRI. Proses belajar mengajar khusus bahasa Inggris, sudah sepekan lamanya diadakan di Makoramil Plemahan. Belajar mengajar tersebut tidak lepas dari kerjasama antara Koramil Plemahan dengan Future English Education (FEE) Center Kampung Inggris Pare Kediri. senin (19/8/2019)

 

Edukasi yang diterapkan agak berbeda dengan apa yang diterapkan di sekolah pada umumnya. Disini, edukasi dilakukan dengan mengajak seluruh siswa siswi untuk belajar sambil bersenang-senang.

 

Salah satu siswa, Robi, sangat tertarik mengikuti edukasi yang diadakan di Makoramil Plemahan setiap sore hari. Ia berharap, dengan mengikuti kursus ini, nilai bahasa Inggris di sekolah, yang semula jelek bisa menjadi bagus.

 

Senada hal itu, Ratih, salah satu siswi, mengikuti edukasi tersebut tanpa paksaan dari orang tua, justru sebaliknya, karena niat dan tekad untuk bisa lancar berbahasa Inggris. Nilai bahasa Inggris di sekolah, diakuinya kurang bagus, dan ia optimis nilai tersebut akan naik, usai menyelesaikan edukasi bahasa Inggris yang diadakan di Makoramil Plemahan.

 

Sementara itu, Dian Susvik, manajer FEE center, menjelaskan,”Selama ini kita banyak membantu siswa siswi yang ada di seluruh Indonesia. Kami mempunyai mitra sebanyak 300 sekolah di seluruh Indonesia.”

 

Strategic Partnership, lanjut Dian, dilakukan dengan beberapa negara, yaitu Thailand, Kamboja, Vietnam, Yaman, Turki, Mesir dan Korea Selatan. Yang menjadi keunggulan ialah penggunaan metode pembelajaran bahasa Inggris dari kombinasi dua metode.

 

“Penggabungan dua metode ini memungkinkan siswa siswi mampu berbicara bahasa Inggris dengan tahapan lebih cepat dan lebih mudah. Biasanya, dari awal sampai speaking dasar, hanya membutuhkan waktu dua minggu,” pungkasnya.

 

Menanggapi keberadaan edukasi di Makoramil Plemahan, Sugianto, salah satu orang tua siswa, berharap anaknya bisa lancar berbahasa Inggris, sekaligus mendongkrak nilai bahasa Inggris di sekolah.

 

Demikian juga Nanang, salah satu orang tua siswa, tidak menyangka anaknya bisa tertawa lepas di edukasi bahasa Inggris ini. Padahal, ketika anaknya berada di rumah jarang tertawa lepas.

 

Menurutnya, edukasi tersebut sangat bagus, lantaran pembelajaran dilakukan dengan bersenang-senang tanpa ada ketegangan. Terlebih lagi, waktu proses belajar mengajar diadakan sore hari, dan tidak menggangu aktifitas rutin di sekolah.

 

Terkait keberadaan edukasi di Makoramil Plemahan, Danramil Plemahan Kapten Arh Ajir menyatakan terima kasih atas respon dari orang tua yang berdomisili di sekitar Makoramil Plemahan. Ia juga mengapresiasi positif atas semangat siswa siswi mengikuti edukasi bahasa Inggris tersebut. (dodik)