Raja...Oh, Raja....

Raja...Oh, Raja....

DITULIS USER

Erros Djarot
ngopiOPINI 03 Mar 2017 WIB

Mencermati reaksi masyarakat dan antusias pemerintah saat menyambut dan menerima kunjungan Raja Salman, awalnya saya sangat terharu. Namun ketika kesan lebay begitu meninggi dan karenanya saya jadi merenung... tiba-tiba rasa haru berubah jadi bersedih. 

Betapa tidak?! Semua pemberitaan dan adegan seputar sambutan dan perlakuan kita terhadap sang Raja yg kaya raya ini...membuat saya seolah menonton sebuah film yg membuat hati ini gundah. Adegannya menyuguhkan suasana kesibukan para penduduk desa miskin...yg dengan penuh semangat menyambut dan menerima kedatangan seorang pejabat tinggi yg datang dari ibukota dan yg dikenal sebagai seorang saudagar kaya raya.

Tampak dalam adegan bagaimana para camat dan lurah, lengkap dgn keluarganya, begitu kelihatan bak kumpulan orang pembawa tumpukan proposal proyek yg tengah menghadap cukong besar. Tak perduli kualitas manusia sang cukong yg sering cuek terhadap nasib (HAM) para pembantu asal desa tersebut yg banyak menghadapi masalah hukum  di rumah2 para cukong ibukota dengan perlakuan yg sangat tidak adil.

Mereka begitu bersuka cita..berselfie ria sambil saling berebut ingin bertemu untuk dapat sekedar berjabat tangan. Mulai dari rakyat biasa sampai pada petinggi desa, para tokoh masyarakat dan bahkan para pemuka agama. 

Hmmmm...Raja..oh Raja... hari ini kau telah menyadarkanku sejauh mana sebenarnya bangsaku memahami jatidirinya..!

Hmmmm..Goretan di wajah bangsa ini yg pernah mengalami penjajahan...ternyata belum sepenuhnya dapat hilang begitu saja..! 

Hmmmm... sdh begitu miskinkah ?
Miskin kesejarahan..
Miskin kepribadian..
Miskin jiwa..
Miskin...ah entah apa lagi???... 
Miskin multi dimensional..?!!!
Bisa jadi....?!

So...tak ada salahmu dan ini bukan salahmu Paduka Yang Mulia Raja Salman... 
Ini hanya sekedar seorang aku yg tadi malam secara kebetulan sempat mimpi berdialog dengan Bung Karno...

Selamat datang Paduka Raja...
Jangan lupa kalau nanti berlibur di Bali, sempatkan berjemur menikmati ramainya pantai Kuta yg tidak terlalu bersih, tapi lumayan lah..!

Salam hangat

Penulis : Erros Djarot

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.