Andaikan....oh Andaikan....

Andaikan....oh Andaikan....

DITULIS USER

Erros Djarot
ngopiOPINI 20 Feb 2017 WIB

INDONESIA saat ini sangat memprihatinkan. Berbagai peristiwa telah membuat bangsa besar ini dipaksa keadaan untuk tertunduk malu. Bayangkan...betapa kita setiap hari diberondong dan harus menelan suguhan pahit tentang para tokoh terhormat bangsa ini yg dalam sekejap luluh lantak derajat dan wibawanya dihantam puting beliung pemberitaan dunia medsos di republik ini. 

Bagaimana tidak shock...tiba-tiba saja tersiar berita bahwa tokoh yg dielu-elukan sebagai seorang Ulama besar...terjerat skandal asusila dengan seseorang yg oleh berbagai pemberitaan di mediamasa ditengarai sebagai  wanita bernama Firza Husen. 

Saat berita duka ini pertama kali saya terima, sungguh saya berharap dan berdoa  pemberitaan ini hanyalah fitnah belaka... Namun harapan dan doa saya ini kandas ketika Kapolda Metro Jaya dalam pernyataannya yg saya baca di koran Rakyat Merdeka terbitan senin 6 februari mengatakan bahwa segala sesuatu seputar pemberitaan Firza Husen bukan isapan jempol tapi nyata dan akurat! Innalillahi...... saya pun bersedih dan tertunduk malu..! Betapa tidak..?! Sebelum peristiwa yg sangat luar biasa ini tersebar berikut tayangan adegan pornonya yg memilukan , kawan saya, Yang Mulia Hakim Konstitusi...Patrialis Akbar --yg sangat fasih berceramah tentang agama, tertangkap tangan oleh KPK ....masyaAllah!

Dan...Belum lagi selesai bersedih atas kedua musibah ini, di televisi muncul sahabat saya mantan presiden ke 6 kita, SBY, dengan sejumlah keluh kesah yg sangat menyayat hati dan pikiran. Selesai SBY muncul di  layar teve, seketika itu juga sahabat saya yg satu ini di bully habis oleh para nitizen penghuni dunia maya. Figur yg selama ini direspek dan dihormati publik...dalam sekejap berubah menjadi bahan olok2an publik...sekali lagi..masyaAllah!!!

Untuk masalah SBY ini, banyak pihak yg kemudian berandai-andai dgn menyisakan satu pertanyaan: Andai sang putra tercinta tidak diseret untuk bertarung di arena pilkada DKI, akankah SBY kehilangan kearifan seperti sekarang --yg sarat emosi dan amarah dalam bentuk keluh kesah yg terkesan lebay ini???

Saya tdk tau jawaban pastinya..tapi yg pasti..Indonesia telah kehilangan seorang calon Panglima TNI yg sangat potensial. Padahal Agus bagi saya sangat pas dan sangat pantas diplot untuk menjadi seorang jenderal pemimpin TNI masa depan! Sayang..oh sayang..entah kenapa..keputusan menyeret Mayor Agus bagi saya menambah daftar duka Indonesia semakin panjang..!

Bagaimana kalo ia kalah dan gagal jadi Gubernur DKI...?? Tidak dapat saya bayangkan nasib pemuda gagah satu ini yang akan selalu dihantui oleh bayang-bayang dirinya sebagai seorang jenderal bintang empat yg tampan..gagah dan berwibawa..seperti impiannya selama ini??! Terutama ketika hrs berbagi posisi politik dengan sang adik yg sdh terlebih dahulu terjun ke dunia politik (?????)!!

Yaaah...andaikan oh andaikan....

Agus tetap berkarier dalam dunia militernya...

Habib Rizieq tidak membiarkan Firza Husen hadir di lingkaran 'ring satu' nya...

Andaikan sobatku Patrialis Akbar lebih menebalkan imannya....

InshaAllah saya tak perlu berduka seperti sekarang ini..!

Yah sekali lagi andaikan oh andaikan......Indonesia memiliki sejumlah negarawan...setidaknya para pemimpinnya berpikir, bersikap dan bertindak bak seorang negarawan...InshaAllah negeri kita akan menjadi besar hebat berwibawa dan melesat jauh meninggalkan Singapura.. Malaysia...dan negara Asia Tenggara lainnya..!!!!

Yah..andaikan oh andaikan....

Sangat tragis ketika kita hanya mampu menggumam...Andaikan....oooh andaikan..!

 

Salam hangat tetap semangat dan optimis

Erros Djarot

Penulis : Erros Djarot

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.