Merry Riana Dan 4 Public Figure Ini Berada Di Palu

05 Nov 2018 11:09   ngopiNEWS
Merry Riana Dan 4 Public Figure Ini Berada Di Palu
Merry Riana ketika berkunjung ke Jembatan Kuning untuk melihat ikon kota Palu yang kini hancur akibat gempa dan Tsunami.

Pray for Palu, Miss Merry Riana dan 4 public figure tertangkap kamera ketika mengunjungi korban yang selamat akibat musibah gempa dan tsunami.

Jumat, 29 September 2018 lalu, Palu dan Donggala mengalami bencana gempa dan tsunami yang menewaskan lebih dari 1200 orang tewas dan lebih dari 100 orang menghilang. Salah satunya adalah Petobo yang merupakan wilayah terparah dan mengalami fenomena likuifaksi (pencairan tanah).

Fenomena likuifaksi menjadi bencana terparah yang pernah terjadi di Indonesia akibat gempa dan Tsunami. Hal inilah yang membuat semakin banyaknya korban tewas di daerah Petobo, Palu.

Banyak pihak yang langsung terjun untuk membantu para korban di daerah Palu, setidaknya ada 5 public figure salah satunya, Ms Merry Riana yang tertangkap kamera saat sedang menjadi relawan di Palu.

1. Presiden Joko Widodo

 

Presiden Joko Widodo berada di Palu pada hari Rabu, 3 Oktober 2018 silam. Presiden Jokowi pun tertangkap kamera bersama para menteri untuk terjun langsung ke lima titik daerah serta meninjau penanganan akibat gempa dan Tsunami.

Banyak yang berharap dengan kehadiran presiden dan para menteri ini, bisa mempercepat datangnya bantuan berupa barang kebutuhan dan juga infrastrukur yang kembali berjalan normal.

2. Awkarin

 

Setelah kehebohan selebgram ini menghilang, Awkarin tertangkap kamera saat menjadi relawan di Palu. Awkarin dengan nama asli Karin Novilda kelahiran 21 tahun silam ini, tengah mengajak bermain anak-anak korban gempa dan tsunami.

Berbagai tanggapan positif pun datang setelah hengkangnya Awkarin dari akun instagram-nya yang fenomenal. Awkarin pun kini lebih menikmati aktivitas-nya yang kini menjadi relawan di Palu dan melepas ketenarannya di dunia entertainment.

3. Miss Merry Riana

 

Miss Merry Riana yang dikenal dengan mimpi sejuta dollar ini, tertangkap kamera ketika sedang berada di dalam pengungsian bersama masyarakat. Ms Merry Riana pun tidak segan untuk terjun langsung memberikan semangat dan dukungan untuk mengurangi rasa trauma bagi para korban yang selamat dari gempa dan Tsunami.

Tidak hanya membawa barang kebutuhan umum saja, Ms Merry pun memberikan dukungan moril dan mendedikasikannya melalui sebuah video di dalam YouTube-nya yaitu KETIKA KAMU BERTANYA KENAPA INI HARUS TERJADI, untuk memberikan sebuah pesan agar masyarakat Palu selalu kuat dan bisa terus bangkit dari musibah gempa dan Tsunami.

Ketika berada di Palu, Ms Merry mendatangi beberapa titik daerah dan pasar untuk melihat secara langsung aktivitas warga yang kini mulai kembali normal. Banyak warga yang berharap kedatangan sang motivator ini bisa mengurangi rasa takut dan trauma akibat gempa dan Tsunami.

4. Susi Pudjiastuti

 

Siapa yang tidak mengenal Susi Pudjiastuti? Menteri kesayangan masyarakat Indonesia satu ini, sempat tertangkap kamera ketika berada di tengah-tengah masyarakat Palu. Dengan gaya yang nyentrik, menteri Susi datang di Palu untuk membawa sejumlah barang kebutuhan dan menyediakan pesawat untuk evakuasi korban gempa dan Tsunami terutama ibu hamil.

Kehadirannya pada Minggu, 30 September 2018 juga sekaligus untuk meninjau langsung posko bantuan yang dilengkapi fasilitas seperti dapur umum, ruang belajar dan juga tenaga kesehatan.

5. Manohara

 

Lama tidak terdengar kabarnya, Minggu, 7 Oktober 2018, dengan mengenakan kemeja putih, Manohara Odelia Pinot tertangkap kamera ketika menjadi relawan di Palu. Kehadirannya di tengah-tengah masyarakat Palu ini, menjadi salah satu perhatian publik karena hadir bersama para anggota TNI.

Mano dengan para anggota TNI membawa beberapa kardus yang berisi kebutuhan untuk disalurkan kepada warga Palu yang berhasil selamat. Mano pun diketahui menyambangi lokasi runtuhnya bangunan  menara ATC di Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie.

Mungkin, kehadiran 5 public figure ini memang tidak bisa mengubah keadaan dan duka untuk para korban yang selamat dari gempa dan Tsunami. Namun dengan kehadiran mereka, setidaknya mampu mengurangi sedikit rasa sakit dan kesedihan akibat kehilangan keluarga, kerabat dan harta juga benda.