Pelatihan Industri Hasil Hutan Pada Tmmd Bojonegoro

13 Jul 2019 00:58   ngopiNEWS
Pelatihan Industri Hasil Hutan Pada Tmmd Bojonegoro

BOJONEGORO, -    Selain melaksanakan pembangunan sasaran fisik, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 105 tahun 2019 Kabupaten Bojonegoro yang berlangsung mulai tanggal 10 Juli sampai dengan 8 Agustus di Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, juga melaksanakan berbagai kegiatan sasaran non fisik. Seperti, salah satunya adalah memberikan pelatihan industri bagi usaha masyarakat setempat.

Berperan sebagai team support TMMD, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro memberikan pelatihan industri kepada lebih kurang 60 orang ibu-ibu dari se- Desa Tondomulo, di Balai Desa setempat,  Jum'at (12/07).

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Industri Hasil Hutan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro, Suliana, S. Sos., MM., Kes., bersama 5 orang instruktur pelatihan memberikan pendampingan dan pelatihan kerajinan industri anyaman pandan.

"Hasil industri kerajinan tangan dari Desa Tondomulo ini adalah anyaman dari daun pandan, dan untuk bahan bakunya banyak ditemukan diwilayah Desa Tondomulo," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Suliana, bahwa pihaknya memberikan pelatihan agar hasil kerajinannya bervariasi, seperti tas, dompet, sarung Hp, dan lainnya. Sedangkan untuk pemasaran dan distribusinya kita bisa gunakan sistem penjualan secara online juga.

"Antusias ibu-ibu dari seluruh RT Desa Tondomulo ini adalah modal berguna bagi warga lainnya untuk memanfaatkan hasil alam. Sehingga dapat meningkatkan  kesejahteraan keluarganya," terangnya.

Siti Maisaroh, satu peserta pelatihan mengungkapkan kegembiraannya atas adanya elaksanaan program TMMD ke- 105 di desanya ia tinggal.

"Adalah berkah bagi kami karena dengan adanya TMMD ini bisa memperoleh berbagai macam pelatihan, sosialisasi, pelayanan kesehatan dan pencatatan kependudukan, bantuan-bantuan, pasar murah, diskusi serta hiburan," ungkapnya.

Turut menghadiri dalam kegiatan ini, Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Musriyono, Babinsa Tondomulo Serda Andi Suprayoko, serta perangkat desa.(Arditya)