Dinas P3akb Bojonegoro Sosialisasikan Ketahanan Keluarga

17 Jul 2019 22:53   ngopiNEWS
Dinas P3akb Bojonegoro Sosialisasikan Ketahanan Keluarga

BOJONEGORO, -      Dalam rangka rangkaian kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke- 105, Kodim 0813 Bojonegoro menggandeng Dinas P3AKB menggelar sosialisasi Ketahanan Keluarga bertemakan Bina Keluarga Balita dan Keluarga Lansia, di Balai Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Rabu (17/7/2019).

Kegiatan dihadiri Danramil 0813-08/Kedungadem Kapten Inf Paryanto, Kepala Desa Tondomulo, Yanto, Babinsa Koramil Kedungadem Serda Andi Suprayoko, Dinas P3AKB Bojonegoro, serta Dinas Kesehatan Puskesmas Kesongo Kedungadem dan 70 orang kader se- Desa Tondomulo.

Kepala Desa Tondomulo, Yanto, dalam kata sambutannya mengajak para kader agar benar-benar menyimak seluruh materi yang disampaikan oleh pemateri, baik dari Dinas P3AKB serta Puskesmas Kesongo.

"Dengan adanya kegiatan pembinaan keluarga ini, besar harapan kami kedepannya agar generasi muda dari Desa Tondomulo ini dapat berkiprah dalam pembangunan bangsa Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Nurlina, SH., Msi., dari Dinas P3AKB memberikan materi tentang pentingnya pembinaan Keluarga Balita sejak dini. Diharapkan kedepannya mampu menciptakan generasi yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkepribadian luhur, tumbuh dan berkembang secara optimal, cerdas, terampil, dan sehat, serta memiliki dasar kepribadian yang kuat guna perkembangan selanjutnya.

"Yang kita harapkan kedepannya adalah sebuah generasi Indonesia yang memiliki potensi serta kemampuan dalam menjaga kedaulatan NKRI, serta mampu bersaing dengan generasi negara lain dalam era globalisasi," ucapnya.

Sedangkan pemateri dari Dinas Kesehatan Puskesmas Kesongo, Kedungadem, Dr. Rahmat Trisnanto mengatakan bahwa pembinaan Balita ini harus dilakukan secara berkelanjutan, salah satunya adalah dengan fasilitas Posyandu.

"Bila anak-anak usia Balita ini tidak rutin kita bawa ke Posyandu maka kita tidak tahu sampai dimana perkembangannya, apakah sudah optimal kebutuhan asupan gizi dan kesehatannya atau malah sebaliknya," ungkapnya.

Dengan menjaga kesehatan dari lingkungan keluarga secara tidak langsung kita juga mengajarkan kepada anak-anak balita kita tentang pentingnya menjaga kesehatan.

"Membentuk sebuah generasi emas memang tidak mudah dan ini dibutuhkan kepedulian dan kerjasama semua pihak agar anak-anak Balita kita tumbuh optimal, sehat dan cerdas, sebagai modal pembangunan Bangsa Indonesia," pungkasnya.(arditya)