Tmmd Imbangan 105 Warga Kebontunggul Dibekali Pelatihan Sablon

17 Jul 2019 18:35   ngopiNEWS
Tmmd Imbangan 105 Warga Kebontunggul Dibekali Pelatihan Sablon
Pelatihan Sablon Bagi Warga Desa Kebontunggul yang menjadi lokasi TMMD Imbangan 105 Mojokerto

Mojokerto, - TMMD Imbangan Ke – 105 Tahun 2019 di wilayah Kodim 0815, yang berlokasi di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, sudah berlangsung sepekan.

Sejumlah sasaran, baik fisik maupun non fisik terus dikebut pengerjaannya, dengan tujuan tercapai secara maksimal sesuai target waktu yang telah ditentukan. 

Salah satu sasaran non fisik yang dilaksanakan yaitu pelatihan keterampilan sablon bagi warga setempat, yang berlangsung di Pendopo Wisata Lembah Mbencirang, Desa Kebontunggul dan dibuka oleh  Plt. Kadisnakertrans Kabupaten Mojokerto, Drs. Nugraha Budhi Sulistya, M.Si., pada Senin (08/07) serta dihadiri Pasiter Kodim 0815 Kapten Arh Supriyono, Danramil 0815/18 Gondang Kapten Inf Wiyanto dan Kades Siandi, SH., MM.

Babinsa Kebontunggul Koramil 0815/18 Gondang Pelda Anang Triyanto, saat dikonfirmasi, Rabu (17/07/2019) mengatakan, pelatihan keterampilan sablon bagi warga berlangsung selama sepekan dengan peserta sebanyak 20 orang, laki-laki 12 orang dan perempuan 8 orang, dari empat dusun, dengan instruktur dari Disnakertrans Kabupaten Mojokerto. 

Masih kata Babinsa, pelatihan sablon ini sudah berakhir Selasa (16/07) kemarin dan ditutup oleh Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Mojokerto, Drs. Tanto Suharyadi, M.Si.

Saat itu, lanjut Babinsa, Pak Tanto Suhariyadi, berpesan kepada para peserta, agar ilmu yang didapat dikembangkan untuk menambah penghasilan. "Jangan sampai mencari kerja di luar, manfaatkan apa yang sudah didapat dari pelatihan sablon ini untuk menambah pendapatan ekonomi keluarga dan memajukan desa," ucap Babinsa.

Sementara Danki SSK TMMD Imbangan Ke-105 Kapten Inf Kasim,  mengungkapkan, adanya sasaran non fisik dalam TMMD ini, bertujuan mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat. 

"Melalui pembekalan keterampilan ini diharapkan masyarakat mampu memberdayakan potensinya sendiri menuju kehidupan yang lebih maju, sejahtera dan mandiri," pungkasnya.