260 Siswa Smk Kal-1 Laksanakan Karya Wisata Bahari

10 Apr 2019 21:47   ngopiNEWS
             260 Siswa Smk Kal-1 Laksanakan  Karya Wisata Bahari
Siswa SMK KAL-1 Surabaya saat akan memasuki KRI Bintuni 520 yang harus melewati KRI Teluk Sampit 515 yang sedang sandar di dermaga Semampir Baru Barat Ujung Surabaya

Surabaya, (10/4)

            260 Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Khusus Angkatan Laut (SMK KAL-1) Surabaya dari Jurusan TPM ( Teknik Pemesinan ) , Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Jurusan Teknik Audio Video (TAV) kelas X    Rabu,(10/4) melaksanakan Pembelajaran  Media Luar Kelas dan Wawasan Nusantara  yang di padukan dengan Kegiatan Tengah Semester (KTS) ke KOARMADA  II Ujung Surabaya dengan di damping 23 guru pendamping yang di bagi dalam dua gelombang.

 

Pada gelombang pertama Rabu,(10/4) melibatkan  110 siswa jurusan  TPM dan TITL di damping oleh 10 guru yang kesehariaannya terlibat langsung dalam pembelajaran di kelas  m asing-masing yang  di pimpin langsung boleh guru kebaharian  Alifah Febri Khairina, S.Pd, dan pada gelombang ke dua akan dilaksanakan Kamis,(11/4) melibatkan  150 siswa jururan TKR dan siswa jurusan  TAV dengan 13 guru pendamping..

 

Menurut Kepala Sekolah SMK KAL-1 Drs. Burhan, M.Pd, Pembelajaran Media Luar Kelas dan Wawasan Nusantara yang dipadukan dengan Kegiatan Tengah Semester (KTS) tahun pelajaran 2019/2020 bagi jurusan TPM,TITL, TKR, dan TAV  merupakan program tahunan yang selalu di laksanakan oleh semua jurusan yang ada di sekolah ini.  Namun  waktu pelaksanaan tidak bersamaan karena masing-masing jurusan memiliki agenda sendiri-sendiri.

 

.           Menyasar ke KOARMADA II  adalah hal yang tepat , karena  sekolah ini merupakan sekolah kejuruan yang begronnya adalah pendidikan Teknik, dan sekolah ini  juga di bawah naungan Yayasan Hang Tuah yang memiliki misi kebaharian, Koaramada II memiliki dua  hal pokok tersebut..

 

Selama di Koarmada II  siswa secara langsung melihat dari dekat keberadaan KRI BINTUNI – 520 unsur dari jajaran Satlinlamil Surabaya yang berada di dermaga Semampir Baru Barat Ujung Surabaya . Seterimanya di KRI BTN-520 siswa di terima di geladak  Utama dan langsung mendapat penjelasan secara umum / profil KRI  oleh Komandan Letkol Laut (P) Suroto, Mtr Hanla yang di sampaikan oleh Palaksanya Mayor Laut (P) Barkah, kemudian siswa diajak keleling kapal melihat dari dekat peralatan tempur  serta teknologi yang ada baik yang menyangkut dengan kelistrikan maupun pemesinan kapal.

 

Tim  Guide KRI BTN  Lettu Laut (P) Irendial dan Letda Lau (T)  Sultan Syah menjelaskan kepada siswa di setiap bagian yang mereka kunjungi, beberapa pertanyaanpun keluar dari siswa, saat mereka di haluan kapal maupun di ruang  PKM ( Pusat Pengendalian Mesin) maupun di anjungan KRI, mereka tidak segan-segan menayakan proses menjalankan peralatan yang ada saat berlayar. Tentu saja banyak pertanyaan dari mereka, karena setelah selesai kunjunganpun siswa wajib membuat Karya Tulis  yang  harus di laksanakan.

 

Melalui KTS  ke KOARMADA II Siswa diharapkan  dapat menambah wawasan kemaritiman khususnya mengenal keberadaan TNI AL yang selalu mengawal Lautan Nusantara dalam rangka menegakkan NKRI yang sarat dengan teknologi . Sehingga kelak setelah lulus dari SMK KAL-1 siswa dapat mengabdikan diri melalui TNI AL yang sarat dengan Iptek dan Sains.

 

Selain ke KRI siswa juga melaksanakan kunjungan ke Patung Monjaya, Museum Fleet House, siswa di pandu oleh guide dari Dispotmar Koarmada II Serma Nav Anang Yulianto yang sudah pengalaman sebagai sebagai guide dalam setiap kunjungan siswa ke Koarmada II.

 

Karya Wisata Bahari SMK KAL-1 diakhiri dengan kunjungan ke Museum Bahari Loka Jala Crana dan Planetarium AAL Surabaya. Saat berada di museum langsung di terima langsung oleh tim Guide Peltu Bah Cu’adi dan Pelda Eso Imam Suyono. Mereka berdua menjelaskan seluruh apa yang ada di museum mulai dari keberadaannya 19 September 1969 yang selalu meng update  akan benda-benda bersejarah yang di miliki oleh TNI Angkatan Laut, sehingga kedepan dengan adanya Museum ini dapat menjadikan pemahaman kepada generasi muda akan adanya sejarah TNI Angkatan Laut, merasa memiliki sekaligus dapat mengawal Lautan Nusantara dan menjadi pewaris bangsa Bahari (YHT/dar).