Smk Kal -1 Hadiri Penyuluhan Narkoba Di Sman 19 Surabaya

22 Oct 2018 18:10   Pendidikan
Smk Kal -1 Hadiri  Penyuluhan Narkoba  Di Sman 19 Surabaya
Siswa SMK KAL-1 Surabaya saat tampil dalam simulasi penyalah gunaan Narkoba yang di motori oleh GMDM ( Gerda Mencegah Dan Mengobati) Umar Al Khotib.

Surabaya, (22/10)

            44 Siswa Pramuka dari Sekolah Menegah Kejuruan Khusus Angkatan Laut ( SMK KAL-1) Surabaya, ikut hadir dalam penyuluhan  HIV AIDS dan Bahaya Narkoba yang dilaksanakan di Aula SMAN 19 Surabaya,Senin (23/10).

Penyelenggara kegiatan ini merupakan kerja sama antara Dispora ( Dinas Pemuda dan Olah Raga)  Kota Surabaya  dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Surabaya yang di bagi dalam lima wilayah, dan pelaksanaan di SMAN 19 merupakan wilayah ke lima.

Kepala Sekolah SMAN 19 Drs Muhammad Zainuri, M.Si mengharapkan agar seluruh peserta Penegak Pandega yang hadir bisa mengikuti penyuluhan  bahaya HIV AIDS dan Bahaya Narkoba dengan baik, sehingga di kemudian hari mereka tidak bermasalah dengan penyakit HIV AIDS dan Narkoba.

            Penyuluhan bahaya  HIV AIDS,  kenakalan remaja dan Narkoba di ikuti oleh 44 siswa SMK KAL-1 ,  100 siswa  SMAN 19, 25 siswa SMAN 3, 25 siswa SMK PAL dan  25 siswa SMPN 41, mereka mengikuti  dua sesi ceramah  bahaya HIV AIDS serta ceramah Bahaya Narkoba di mulai pada jam 08.00 hingga jam 11.00. Agar pemuda memahami dan menghindari kenakalan  remaja , mengetahui dan penyalah gunaan narkoba serta akibatnya terhadap diri sendiri, pemuda menetralisasi pada pengguna ketempat terapi baik secara medis maupun sosial.

Upaya penanggulangan HIV AIDS dan bahaya Narkoba sengaja di gulirkan  Dispora  bersama Gerakan Pramuka  Kwartir Cabang Surabaya, sebagai langkah penanggulangan bahaya terhadap generasi muda yang rentan dengan kedua masalah tersebut. Sebagai awal pemberi semangat kepada seluruh Penegak Pandega yang hadir, Kak Satrio  dari Kwartir Cabang Surabaya memberikan beberapa motifasi agar mereka dapat menguikuti kegiatan ini dengan baik.

            Sesi pertama penyuluhan bahaya HIV AIDS yang secara langsung di sampaikan oleh dr. Nur Azizah dari Puskesmas Kenjeran. Penampilan yang enerjik sang dokter sanggup  membius kepada seluruh peserta beberapa pengetahuan tentang bahayanya  penyakit HIV AIDS dengan berbagai cara penularannya kepada korban, Cara pencegahannya pun di sampaikan kepada seluruh peserta agar mereka dapat terhindar dari penyakit yang membahakan tersebut.

Pengertian HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yang dapat menyebabkan AIDS dengan cara menyerang sel darah putih yang bernama sel CD4 sehingga dapat merusak sistem imun manusia yang pada akhirnya tidak dapat bertahan dari gangguan penyakit walaupun yang sangat ringan sekalipun. Virus HIV menyerang sel CD4 dan merubahnya menjadi tempat berkembang biak Virus HIV baru kemudian merusaknya sehingga tidak dapat digunakan lagi. Sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Tanpa kekebalan tubuh maka ketika diserang penyakit maka tubuh kita tidak memiliki pelindung. Dampaknya adalah kita dapat meninggal dunia terkena pilek biasa.

Sedangkan AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan dampak atau efek dari perkembangbiakan virus HIV dalam tubuh makhluk hidup. Virus HIV membutuhkan waktu untuk menyebabkan sindrom AIDS yang mematikan dan sangat berbahaya. Penyakit AIDS disebabkan oleh melemah atau menghilangnya sistem kekebalan tubuh yang tadinya dimiliki karena sel CD4 pada sel darah putih yang banyak dirusak oleh Virus HIV.

            Pada umumnya Penyakit HIV AIDS di akibatkan dari hubungan seks bebas, Orang yang punya penyakit infeksi jika memiliki luka atau ada cairan dari tubuh yang keluar maka bisa 10 kali menularkan potensi HIV kepada pasangannya lewat hubungan seks. Perilaku gonta ganti pasangan seks tanpa menggunakan kondom juga sangat berisiko.

            .  Kemudian penggunaan bersama jarum suntik yang terkontaminasi virus HIV oleh pemakai narkoba atau perawatan kesehatan, Jarum suntik yang sudah dipakai bisa mengandung cairan dari pemakainya.

 

            Nur Azizahpun di akhir sesi pada penyuluhannya memberikan beberapa pertanyaan kepada seluruh peserta, dan yang berhasil menjawab dengan tepat dan benar mereka mendapat door price. Dengan adanya door price para peserta bersemangat dan berlomba-lomba menjawb beberapa pertanyaan dengan baik. Salah satunya adalah siswa SMK KAL-1 Dwi  Nur Cahyo Kelas X Jurusan TITL dengan tepat dan benar menjawab 3 pertanyaan yang di ajukan oleh dr Nur Azizah.

            Sedangkan penyampaian materi Bahaya Narkoba disampaikan oleh Umar Al Khotib dari  (GMDM) Garda Mencegah Dan Mengobati sebuah  LSM Independen yang peduli terhadap anak bangsa  yang terdiri dari lintas agama, suku, profesi atas dasar tanggung jawab terhadap penyakit masyarakat yang mengancam generasi muda.

            Pengertian Narkotika secara umum adalah obat-obatan yang mampu membius. Dengan kata lain, narkotika adalah obat-obatan yang mampu menggangu sistem kerja saraf tubuh untuk tidak merasakan sakit atau rangsangan. Narkotika pada awalnya ada tiga yang terbuat dari bahan organik yaitu Candu (Papaper Somniferum), kokain (Erythroxyion coca) dan ganja (Cannabis sativa). Sekarang narkoba jenis narkotika adalah Opium atau Opioid atau Opiat atau Candu, Codein, Methadone (MTD), LSD, PC, mescalin, barbiturat, demerol, petidin, dan lainnya.

Psikotropika adalah salah satu narkoba. Pengertian psikotropika adalah segala narkoba yang tidak mengandung narkotik atau narkoba yang tidak menyebabkan hilang rasa sakit akan tetapi memberikan efek ketagihan dan terganggunya saraf akan tetapi bukan pada bagian rasa sakit.Narkoba jenis ini mampu mengubah mental dan tingkah laku penggunanya (dar).