PENGAWAS SMK CABANG DINAS PROPINSI JATIM LAKSANAKAN                                          PENCERAHAN KURIKULUM DI SMK KAL-1 SURABAYA
Pengawas SMK Cabang Propinsi Jawa Timur Drs. Sutiyono, M.Pd saat menyampaikan pencerahan kepada guru-guru SMK KAL-1 dan guru-guru SMK KAL-2 di ruang Rapat SMK KAL-1

PENGAWAS SMK CABANG DINAS PROPINSI JATIM LAKSANAKAN PENCERAHAN KURIKULUM DI SMK KAL-1 SURABAYA

DITULIS USER

Ahmad Darowi
Pendidikan 14 Sep 2017 WIB

Surabaya,(13/9)

            Seluruh guru  dari SMK KAL-1 dan SMK KAL-2 di dampingi oleh masing-masing Kepala Sekolahnya siang ini,(13/9) mendapat pencerahan masalah penanganan kurikulum  yang di laksanakan oleh Pengawas SMK Cabang Propinsi Jawa Timur Drs. Sutiyono, M.Pd berlangsung di Ruang Rapat SMK KAL-1.

            Berdasarkan  pengamatan nilai UN tingkat SMK yang menurun, khususnya di Surabaya, maka pencerahan kurikulum sangat di perlukan terhadap para guru karena merekalah ujung terdepan pendidikan tingkat SMK. Kurikulum sebagai pondasi pendidikan yang berisi  susunan mata pelajaran, akan sangat efektif bila penangannnya tepat sasaran.

            Mengawali kegiatan ini, sambutan Kepala SMK KAL-1 Drs Burhan, M.Pd sebagai tuan rumah sekaligus memberikan dorongan kepada seluruh guru SMK KAL-1 untuk mengengarkan secara seksama arahan Pengawas Cabang dan segera menanyakan selagi masih ada kesempatan.     Demikian  juga sambutan yang di berikan oleh Kepala SMK KAL-2 Hadi Kusumo.ST,. M.M tidak jauh berbeda dengan apa yang di sampaikan oleh Kepsek Kal-1 . 

Beberapa ulasan yang di sampaikan oleh Pengawas SMK  Cabang , memandang perlu untuk perbaikan penanganan  kurikulum yang selama ini telah berjalan. Sehingga  struktur kurikulum pendidikan menengah kejuruan yang saat ini sudah tidak sesuai dengan iklim perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

            Dengan penyampaian  pencerahan secara dialogis, santai  penuh gelak tawa namun serius para guru di kedua sekolah SMK yang di bawah naungan  Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya dapat menerima beberapa masukan yang disampaikan oleh Pengawas. Disaat-saat santai para guru pun dibuat sedikit grogi karena secara bergilir di ajukan beberapa pertanyaan kepada sebagian guru yang mengajar bidang studi. Pertanyaan pun tidak jauh dari masalah kurikulum dan kesejahteraan guru. Ada yang mendapat pertanyaan masalah penyusunan RPP, Silabus dan bahkan satu pertanyaan yang sulit di jawab apa bedanya guru yang telah mengikuti UKG ( Uji Kopetensi Guru) dan yang belum mengikuti UKG ?. 

Yang lebih menarik ungkapan sekaligus sindiran bagi para guru : “ Barang siapa yang menjadi guru, biarkan dia memulai mengajar dirinya sendiri sebelum mengajar orang lain, dan biarkan dia mengajar dengan teladan sebelum mengajar dengan kata-kata”, “ Sebab mereka yang mengajar dirinya sendiri dengan memperbetulkan perbuatan- perbatannya sendiri lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan dari mereka yang hanya mengajar orang lain memperbetulkan perbuatan-perbuatan orang lain”. Ungkapan diatas tentu sebenarnya sangat mudah untuk di fahami namun tentu saja sangat berat untuk dikerjakan (dar). 

 

Penulis : Ahmad Darowi

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.